Asal Usul dan Tradisi “Asado al Pastor” dalam Warisan Kuliner Meksiko

Judul: Asal Usul dan Tradisi “Asado al Pastor” dalam Warisan Kuliner Meksiko

Arti di Balik “Al Pastor”

Istilah “al pastor” secara harfiah diterjemahkan menjadi “penggembala”, “penggembala sapi”, atau “gembala”, dan berasal dari “asado al pastor”, metode tradisional memanggang daging di Meksiko. Gaya memasak pedesaan ini, yang dapat dipahami sebagai “spit roast” atau “spit barbecue”, melibatkan memanggang daging di atas api terbuka menggunakan ludah (estaca) atau tiang. Itu adalah teknik populer untuk menyiapkan potongan besar atau hewan utuh, seperti daging sapi muda, sapi, banteng, atau kambing, terutama di pedesaan Meksiko. Seiring waktu, asado al pastor berevolusi dari metode kuliner pedesaan menjadi aspek dasar dari identitas makanan Meksiko.

Jenis Asados dalam Masakan Meksiko

Dalam Diccionario de Cocina o El Nuevo Cocinero Mexicano en Forma de Diccionario (1845), Manuel Galvan Rivera menguraikan berbagai jenis asados (daging panggang atau barbekyu) dalam masakan Meksiko. Dia menggambarkan asado al pastor sebagai satu bentuk, di samping memanggang di atas panggangan, dalam oven, atau menggoreng https://catfish-cove.com/ dengan lemak babi, mentega, atau minyak. Rivera juga mencatat bahwa istilah carbonada, yang berarti “dipanggang di atas batu bara,” adalah nama lain untuk asado del pastor. Menurut deskripsinya, irisan tipis daging dari hewan seperti banteng, babi, atau sapi dapat dipanggang mentah atau dimasak sebelumnya di atas bara api, dan gaya memasak ini biasa disebut sebagai asado del pastor.

Signifikansi Budaya dan Regional

Asado al pastor adalah bagian sentral dari pertemuan sosial di pedesaan Meksiko selama abad ke-19. Itu sangat umum pada acara perayaan seperti rodeo, merek ternak (herraderos), jaripeo (tontonan menunggang banteng), pesta keagamaan di hacienda, dan piknik keluarga. Penulis Domingo Revilla menulis pada pertengahan 1800-an bahwa pada perayaan ini, makanan biasanya menampilkan asado al pastor dan barbacoa, terutama anak sapi, sapi jantan, atau domba utuh. Dia mengamati bahwa sementara barbacoa lebih lazim di lembah Mezquital dan Apan di Meksiko tengah, asado al pastor lebih luas di wilayah Bajío dan barat negara itu.

Pesta di Ibu Kota

Sebuah catatan sejarah luar biasa yang dikumpulkan oleh Victoriano Salado Álvarez mengingatkan pada pesta asado al pastor publik yang diadakan pada tanggal 16 September 1856, selama perayaan Hari Kemerdekaan Meksiko di Alameda Central Mexico City. Seekor banteng utuh dipanggang untuk umum, dan di antara para tamu adalah Presiden Ignacio Comonfort. Terlepas dari peringatan tentang kemungkinan bahaya, acara itu berlangsung dengan gembira, menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat—pengrajin, buruh, dan politisi—di sekitar makan bersama. Momen ini melambangkan tidak hanya persatuan nasional tetapi juga signifikansi budaya asado al pastor dalam masyarakat Meksiko.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Review Your Cart
0
Add Coupon Code
Subtotal